Tampilkan postingan dengan label azimat rejeki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label azimat rejeki. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 April 2015

Azimat Junjung Derajat

Azimat Junjung Derajat merupakan piandel khusus untuk menaikkan karier atau jabatan seseorang juga menaikkan kerejekiannya. Azimat Junjung Derajat merupakan mustikanya keberuntungan atau kehokian yang dikenal sebagai azimat kepangkatan, azimat tahta diraja, azimat turun sih, azimat wahyu keprabon, azimat sangkan paraning rejeki, azimat daringan kebak, azimat daringan kerejekian, azimat raja sulaiman, dsb. 
Azimat Junjung Derajat salah satu piandel keramat yang konon keilmuannya hanya diketahui oleh kalangan brahmana tertentu, tak heran banyak cerita rakyat yang menunjukkan bahwa seorang manusia dari kalangan biasa naik derajat pangkatnya menjadi pejabat pemerintahan bahkan merebut tahta menjadi raja. Bahkan suatu cerita rakyat Jaka Tingkir setelah digembleng oleh Sunan Kalijaga di Senjoyo diturunkanlah ilmu junjung derajat dan diberikanlah azimat junjung derajatnya sehingga dia berkelana dan akhirnya dapat menduduki singgasana menjadi sultan. Azimat Junjung Derajat sebuah rajah bertuliskan huruf jawa dan arab untuk syiar islam waktu itu lambang para dewa diganti oleh Sunan Kalijaga dengan lafal ayat al quran yang memiliki artian kepangkatan. 

Azimat Raja Brana

Azimat Raja Brana adalah media bertuah khusus untuk membuka jalan kekayaan dan kesuksesan dalam usaha meraih kelancaran rejeki. Azimat Raja Brana bukan suatu media pesugihan akan tetapi suatu bentuk ikhtiyar dengan jalan spiritual guna memperlancar kerejekian, mempermudah mendapat pekerjaan(anti nganggur),melariskan dagangan, menarik simpati relasi bisnis/pelanggan toko, melancarkan usaha dalam segala bidang pekerjaan, menaikkan karier/jabatan, membuang segala bentuk kesialan/ efek aura negatif akibat karma/black magic agar berganti aura positif membuka keberuntungan atau hoki, dsb.
Azimat Raja Brana merupakan piadel keramat yang banyak diburu banyak orang karena kelangkaannya, sebab suatu azimat yang bisa diginakan untuk semua orang tanpa memandang agama apapun sebab pelafalan rajahnya menggunakan huruf jawa kuno yang berupa sandi asmo rojo brono. Azimat Raja Brana pembuatannya dengan ritual sesuai tradisi spiritual kejawen yang dibuat secara khusus sesuai data pemesan sehingga daya tuahnya tidak perlu diragukan lagi khasiat keampuhannya.